Interaktif

Rubrik

Artikel Terakhir

Top Download

Random Links

Pesantren Darul Ulum Jombang

View : 159 x hits
Join : 05-Aug-2008 23:31:49

Login


Username
Password

Register
Forgot Password

Statistik Situs

Visitors :40441 Org
Hits : 95324 hits
Month : 979 Users
Today : 56 Users
Online : 5 Users

Langganan Artikel Portal KWQ

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

 

Ahmadinejad dan Neda

Selasa, 4 Agustus 2009 06:04:50 - oleh : admin

Oleh: Agus Romli

Pemilihan presiden Iran 12 Juni lalu telah memporak porandakan stabilitas perpolitikan Iran. Ribuan demonstran turun ke jalan menentang hasil Pemilu Presiden 12 Juni lalu yang menyatakan Mahmoud Ahmadinejad sebagai pemenang. Suporter Mir Hussein Mousavi, rival berat Ahmadinejad dan warga Iran dari partai Hijau yang mengaku percaya akan "perubahan" melakukan aksi sporadis di sepanjang jalan ibu kota Iran menggunakan warna hijau sebagai simbol pergerakan mereka. Salah satu aksinya menuntut diakan pemilu ulang

Hal ini ditengarahi presiden terpilih Mahmoud Ahmadinejad yang juga presiden incumbent menggunakan kekuasaannya untuk meraup suara lebih. Mahmoud Ahmadinejad sendiri dalam siaran pressnya seusai memenangi pemilihan presiden menyatakan bahwa isu adanya kecurangan dan upaya untuk mengadakan pemilu ulang adalah opini media Barat. Menurutnya media-media tersebut berupaya –membantu- rival berat presiden incumbent Mahmoud Ahmadinejad , Mir Hussein Mousavi yang terkenal lebih terbuka dengan Barat menjadi nomer satu di Iran

Mahmoud Ahmadinejad adalah sosok konservatif anti Barat. Sejak memangku jabatan sebagai presiden tahun 2005 hubungan Iran dan Barat semakin memburuk bahkan terputus. Inilah kecaman yang selalu dilayangkan oleh rival politiknya semasa memangku jabatan presiden. dengan terputusnya hubungan dengan Iran lambat laun semakin termarjinalkan bahkan negera-negara tetangga semisal Mesir, Arab Saudi menganggap Iran terlalu arogan

Pemutusan hubungan bilateral dengan Barat dan negara sekutu menurut Ahmadinejad adalah tindakan tepat. Perselisihan menyangkut senjata nuklir Iran yang kerap dituduhkan Barat membuat Iran yang dikomandani Mahmoud Ahmadinejad memproklamirkan diri sebagai negara anti Barat, bahkan menurutnya merekalah yang membuat fitnah dan mengarang-ngarang lewat berbagai statemen agar supaya  Iran menjadi negara yang dibenci oleh dunia

Puncak kegusaran Mahmoud Ahmadinejad dengan Barat dan sekutunya terjadi saat Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad yang sekaligus menjadi topik hangat media, ketika dia menuding Israel sebagai “negara rasis” dalam pidatonya di Konferensi Anti Rasisme PBB di Jenewa, Swiss. Para utusan negara Uni Eropa memprotes pernyataan Ahmedinejad tersebut dengan melakukan aksi walk-out.

Masyarakatnya sendiri tak semuanya mendukung sikap radikal dan ketegasan presiden Iran tersebut. Kaum cendekia dan tentu saja rival politiknya menilai bahwa apa yang dilakukan  Mahmoud Ahmadinejad adalah tindakan brutal dengan menyatakan warga Iran telah sekali lagi dipermalukan di panggung internasional oleh presiden mereka 

Akhirnya modal perekonomian Iran yang terkenal dengan lumbung minyak kian hari kian meredup ditengah krisis politik kekuasaan. Dan disinyalir Iran turut menyemarakkan sebagai salah satu negara termiskin dunia, meksi ada spekulasi bahwa kemiskinan Iran tanpa dibayangi oleh utang ke  negara lain

Terpilih Kembali

Di tengah upaya menggulingkan kekuasan konservatif dari para rival politiknya termasuk melakuan statemen lewat oponi publik yang menyatakan bahwa presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad telah bertindak salah dalam upaya menjalin kerjasam dengan politiik luar negeri sehingga barakibat hilangnya martabat Iran di mata dunia  dan sekaligus menduduki sebagai salah satu negera miskin dunia

Pada pemilu kali ini menurut situs http://www.presstv.ir/election2009/ setidaknya ada Lebih dari 1000 kandidat telah mendaftar diri online untuk menjadi calon presiden dalam Pemilu Iran bulan Juni lalu. Dan tentu saja Seluruh kandidat yang beruntung adalah mereka yang setia dan loyal pada bentuk negara Republik Islam. Namun dari ribuan kandidat terbuat hanya Mahmoud Ahmadinejad dan Mir Hussein Mousavi yang memiliki peluang memenangkan presiden

Ditengah derasnya black campaign atas gaya kepemimpinan Mahmoud Ahmadinejad yang cenderung radikal dan tertutup yang diletupkan oleh rival politiknya terutama oleh Mir Hussein Mousavi, Justru semakin meningkatan kepercayaan masyarakat untuk memlih kembali Mahmoud Ahmadinejad sebagai presiden. Di sini masyarakat kampungan atau grass-root berada di belakang Nejad

Terbukti pada pemilihan presiden yang dilangsungkan 12 Juni 2009 Mahmoud Ahmadinejad meraup suara signifikan sekitar 62.6 persen, mengalahkan kandidat terkuat Mousavi yang di sebut-sebut oleh media sebagai calon terkuat yang akan mampu menggulingkan calon presiden incumbent Mahmoud Ahmadinejad

Meski kemenangannya diikuti aksi demonstrasi besar-besaran yang dikerahkan oleh calon kandidat kalah Mousavi karena menganggap proses pemilihan presiden penuh dengan rekayasa

Simbol Protes Rakyat Si Neda

Gerakan rakyat Iran kini memiliki simbol dan paras, bernama Neda. Dia adalah seorang perempuan Iran yang ditembak mati oleh milisia Basij dalam sebuah protes yang dihadiri ribuan orang menentang hasil  Pemilu presiden Iran yang mengumumkan kemenangan Mahmoud Ahmadinejad. Pembunuhannya terekam dalam video salah satu demonstran yang kebetulan berada dekat dengan tempat kejadian perkara dan kemudian mengunduhnya ke internet. Dia meninggal dengan kedua mata terbuka lebar, detik-detik terakhir hidupnya mengubah media warga (Citizen Journalism) menjadi media arus utama (mainstream media), yang menyentuh jutaan orang di berbargai tempat.

***

Dengan terpilihnya kembali Mahmoud Ahmadinejad sebagai presiden sebenarnya sudah ditebak bahwa raykat Iran masih mencintai dan mempercayai gaya kepemimpinan Nejad di tengah derasnya kritik argumentasi yang dilayangkan oleh media Barat maupun lawan politiknya. Dan tentu saja keberhasilan Nejad juga harus dibarengi dengan pahlawan "baru" yang gugur di medan tempur si Neda

kirim ke teman | versi cetak

Berita "Artikel" Lainnya

 
   
powered by AuraCMS 2.2 Design by Kaweki.Com © 2008 Disponsori Oleh DetikHosting,